Rabu, 14 Desember 2011

hyperthreading dan dispatching algoritm

Definisi Teknologi Hyperthreading yaitu bentuk revolusi teknologi yang lebih maju yang memiliki teknologi simultaneous multithreading (SMT) yang telah di terapkan kepada beberapa varian seperti pentium 4, dual core, core to 2, dan prosesor yang diatasnya lagi.
Teknologi dispatching algorithm memiliki kegunaan dengan Teknologi ini mendukung beberapa prosesor di antaranya sebagai Windows NT, Windows 2000, Windows XP Professional, Windows Vista, dan GNU/Linux dua buah prosesor, namun dalam kenyataannya hanya satu prosesor. sehingga dengan cara ini proses sistem operasinya lebih cepat dan efisien, karena meskipun sistem operasi tersebut bersifat multitasking, sistem operasi tersebut melakukan eksekusi terhadap proses secara berurutan.
Beberapa sistem operasi yang menggunakan teknologi hyperthreading :
  • Windows NT/XP/2000, linux, solaris 9 dan later termasuk juga kedalam kelompok multhreading dengan model one-to-one.
  • IRIX, HP-UX, tru64, UNIX, solaris 8 and earlier termasuk kekelompok model multhreading dengan model many-to-one.
  • Windows NT/2000, IRIX, digital UNIX dan Solarispun termasuk kedalam model multhreading model many-to-many.

Minggu, 11 Desember 2011

deadlock

Deadlock dalam arti sebenarnya adalah kebuntuan. Dalam konteks sistem operasi kebuntuan ini adalah kebuntuan proses. Hal ini terjadi disaat proses yang satu menunggu sumber daya yang masih dipegang oleh proses lain yang menunggu sumber daya tersebut. Cara yang paling mudah untuk mengilustrasikan deadlock adalah dengan kemacetan kendaraan diperempatan/4 persimpangan jalan dimana tiap kendaraan dari arah tiap arah saling menerobos tanpa ada yang mau mengalah.
Ilustrasi Deadlock
 Contoh lain, pada proses yang sebenarnya terdiri dari 3 tahap yaitu ; meminta,memakai,melepaskan.
Contoh program deadlock :
public class Proses {
          public  synchronized void getA () {
             //proses untuk mendapatkan sumber daya A
          }
          public synchronized void getB () {
            //proses untuk mendapatkan sumber daya B
          }
          public releaseA () {
            //proses melepaskan sumber daya A
          }
          public releaseB () {
           //proses melepaskan sumber daya B
          }
}
public class Coba () {
          public statis void main (String [] args ) {
              Proses P = new Proses;
              Proses Q = new Proses;
              P.getA ();
              Q.getB ();
              P.getB ();
              Q.getA ();
          }
}
Dari kode program diatas kedua proses (P dan Q) saling mendapatkan sumber daya (A dan B) tanpa ada proses melepaskan (release) sumber daya yang dijalankan. Maka terjadilah deadlock.
         

Sabtu, 05 November 2011

Alih Konteks (context switching)

 >skema alih konteks
mengganti CPU ke proses lain memerlukan penyimpanan suatu keadaan proses lama (state of old process) dan kemudian beralih ke proses yang baru. tugas tersebut diketahui sebagai alih konteks (context switch).
Ketika alih konteks terjadi, kernel akan menyimpan konteks dari proses yang lama ke dalam PCB-nya dan mengisi konteks yang telah disimpan dari proses baru yang telah terjadwal untuk berjalan.
Alih Konteks

>Informasi yang dimasukan apa?
Sebuah alih konteks hanya memasukan perubahan pointer ke perangkat register yang ada menjadi data register. tentu saja , jika ada lebih proses- proses aktif yang ada pada daripada yang ada di perangkat register, sistem menggunakan bantuan untuk meng-copy data register pada dan dari memori, sebagaimana sebelumnya. Semakin kompleks sistem operasi, maka makin banyak pekerjaan yang harus dilakukan selama alih konteks.

Jumat, 04 November 2011

Perbedaan long term, short term dan medium term scheduler

Scheduler (penjadwalan)
Sistem operasi harus memilih dan memproses antrian-antrian berdasarkan kategorinya,dimana proses seleksinya dilakukan oleh scheduler yang tepat.
Ada 3 tipe scheduler:
1. Long term scheduler
   menyeleksi proses-proses mana yang harus dimasukan ke dalam ready queue dan membawanya ke memori untuk dieksekusi. Long term scheduler mengeksekusi lebih jarang, dibutuhkan beberapa menit untuk pembuatan proses baru dalam sistem.  Long term scheduler mengontrol jumlah proses dalam memori (degree of multiprogramming). Jika degree of multiprogramming stabil maka tingkat rata-rata penciptaan proses baru harus sama dengan tingkat rata-rata proses yang meninggalkan sistem.

2. Short term scheduler (CPU Scheduler)
   menentukan proses mana yang selanjutnya akan dieksekusi dan mengalokasikan CPU untuk proses tersebut, dimana pemilihan  proses barunya dialokasikan sesering mungkin. Shortterm scheduler lebih sering dipanggil (hanya dalam waktui milidetik) karena durasi yang pendek antara eksekusi, shortterm scheduler harus sangat cepat.

3. Medium term scheduler

   penjadwalan ini akan menguntungkan untuk memindahkan proses dari memori maka jumlah proses dalam memori akan berkurang skema Medium term scheduler disebut swapping. swapping diperlukan untuk meningkatkan mutu penggabungan proses  karena terjadi perubahan dalam kebutuhan memori yang mengakibatkan memori harus dibebaskan.
   Swapping ini biasa kita jumpai pada saat menginstal sistem operasi linux. Pada saat proses instalasi sistem linux mengharuskan kita untuk membuat 2 partisi; 1. partisi root yang berfungsi sebagai tempat menyimpan file-file linux , 2. swap yang berfungsi membantu klinerja memori (RAM). makanya sistem operasi linux terkenal cepat dan handal.

Aktifitas SO sebagai suatu management proses

Proses adalah eksekusi dari program baik yang merupakan sub-program (function dan procedure) maupun main program. Untuk dapat menyelesaikan tugasnya sebuah proses membutuhkan sumber daya, seperti CPU time, memori, berkas-berkas, dan perangkat I/O.
Sistem Operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manajemen proses :
  • Pembuatan dan penghapusan proses pengguna dan sistem proses
  • Menunda atau melanjutkan proses
  • Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi
  • Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi
  • Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
sumber -> http://ikc.unimal.ac.id/umum/ibam/ibam-os-html/x395.html

Rabu, 26 Oktober 2011

Jenis-jenis HaKI PL beserta contohnya

HaKI adalah hak eksklusif yang diberikan oleh suatu peraturan kepada seseorang atau sekelompok orang atas karyanya. HaKI tidak terpaku pada ciptaan yang berupa fisik saja tapi juga yang non-fisik seperti ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satunya adalah perangkat lunak / software. Ada beberapa jenis HaKI PL.
Jenis-jenis HaKI PL :
1. Perangkat lunak berpemilik
   Seseorang tidak dapat menggunakan , mengedarkan atau memodifikasinya tanpa izin pemilik. Jika mendapat izin pun biasanya si pemilik masih menetapkan batasan.
contoh : Microsoft Windows, Apple Macintosh.
2. Perangkat lunak semi-bebas
   perngkat lunak nya tidak bebas namun si pemilik mengizinkan orang lain untuk menggunakan, mengembangkan, mendistribusikannya dengan syarat tertentu seperti nirlaba.
   contoh : PGP
3. Perangkat lunak komersial
   PL ini dikembangkan untuk tujuan komersil/bisnis.
   contoh : sistem operasi windows, zope.
4. Publik domain
   PL yang sudah melewati batas kadaluarsanya maka siapapun dengan mudah bisa menggunakannya.
   contoh : STP MP3 Player
5. Freeware
   PL yang didistribusikan secara gratis namun bukan untuk pemodifikasian hanya terbatas pemakaian saja.
   contoh : Winamp,adobe Reader
6. Shareware
   PL yang didistribusikan secara gratis dengan jangka waktu tertentu. Jika batas waktu telah habis maka user harus
   membayar lisensi untuk melanjutkan penggunaan PL atau menghapusnya dari komputer.
   contoh : WinRAR,IDM.
7. Perangkat lunak bebas
   PL yang mengizinkan siapapun untuk menggunakan,menyalin,memodifikasi dan mendistribusikan secara gratis atau dengan biaya.
   contoh : Open office, mozilla firefox.
8. Copylefted
   PL yang walaupun sudah dimodifikasi namun dalam pendistribusiannya tidak boleh menambah batasan-batasan lain.
   contoh : sistem operasi Linux, Gambas2 (aplikasi pemrograman)
9. GNU General Public License (GNU/GPL)
   Kumpulan ketentuan untuk meng-Copylefted-kan PL. PL yang terdaftar GNU/GPL sebagian besar PL open source.
   contoh : sistem operasi Linux, GIMP (image editor)

Ilustrasi pendaftaran hak paten perangkat lunak

Ilustrasi pendaftaran hak paten perangkat lunak :
1. mengisi formulir permohonan
2. melampirkan dokumen-dokumen penting seperti :
   - surat kuasa
   - deskripsi, klaim, abstrak tentang perangkat lunak tersebut serta gambar (Logo) jika ada
   - surat keaslian PL
   - terjemahan dalam bahasa indonesia yang berisi uraian tentang PL
3. memenuhi semua persyaratan hukum
4. membayar biaya permohonan
   - bukti pembayaran biaya permohonan

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Host